Mail Alert Registration

Please fill in some of the data provided below to receive the latest Toyota-related news and information in your email.

Occupation

Your Email

02 April 2020
People Development

Pendidikan Vokasi Toyota


Pembangunan manusia unggul merupakan pekerjaan rumah bagi bangsa manapun yang mempunyai keinginan maju, terutama di bidang industri dan ekonomi. Namun pembangunan kualitas sumber daya manusai (SDM), bukan persoalan mudah, semua pihak harus ikut terlibat aktif.

Sebagai sebuah negara dengan potensi pertumbuhan ekonomi yang tinggi dalam jangka panjang, Indonesia dibekali modal kuat. Salah satu modal tersebut adalah penyokong perekonomian dari kalangan muda, atau bonus demografi yang bakal dinikmati negeri ini.

Menyadari hal tersebut, pemerintah pun aktif merespon dengan melibatkan banyak pihak untuk mendongkrak kualitas SDM, terutama dari kalangan muda. Upaya tersebut antara lain, memformulasikan dan menggalakkan program pendidikan vokasi.

Program pendidikan vokasi  masuk dalam prioritas sejak periode pertama Presiden Joko Widodo. Pendidikan vokasi merupakan strategi mendongkrak kualitas sekaligus produktivitas sebagai salah satu cita dalam Nawacita.

Selain itu, program pendidikan vokasi adalah salah satu solusi untuk menjawab soal pelik dalam pembangunan SDM, yaitu menyediakan tenaga produktif yang sesuai dengan kebutuhan industri untuk saat ini dan masa yang akan datang. Melalui program vokasi, peserta didik dibekali keterampilan teknikal yang berkualitas sekaligus ditanamkan kemampuan adaptif yang berguna menjangkau setiap perubahan. Dengan mengggalakan program vokasi baik di level sekolah formal, maupun Balai Latihan Kerja (BLK), para lulusan yang berhasil digembleng terbilang siap memasuki pasar kerja.

Berdasarkan pertimbangan strategis demikian, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) ikut terlibat aktif menyukseskan program pendidikan vokasi di Indonesia. Selain berkepentingan terhadap ketersediaan tenaga kerja berkualitas dan siap pakai dalam bidang manufaktur otomotif, TMMIN berharap program pendidikan vokasi dapat berperan meningkatkan kualitas SDM Indonesia.

Program vokasi/pemagangan TMMIN telah berlangsung sejak tahun 2017. Semenjak program ini digulirkan, tercatat sebanyak 850 peserta telah mengikuti program pemangangan di TMMIN untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan guna meningkatkan soft skill dan hard skill. Seluruh peserta pemagangan, akan diuji untuk mendapatkan sertifikasi dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) TMMIN yang telah berstandar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Peserta vokasi mengikuti seluruh rangkaian program dengan durasi kurang lebih 6 bulan dengan komposisi on the job training di lini produksi selama 4 hari dalam seminggu serta off the job training atau in-class training selama 1 hari dalam seminggu di fasilitas Toyota Learning Center (TLC). Adapun materi pembelajaran yang diberikan kepada peserta vokasi antara lain berupa fundamental skill yang meliputi budaya industri, prinsip-prinsip keselamatan kerja, serta dasar-dasar keahlian manufaktur otomotif. Selain itu dalam hal praktik kerja, beberapa hal yang dilatih adalah mulai dari pengalaman bekerja langsung di lini produksi hingga penerapan budaya industri seperti keselamatan kerja, disiplin dan 5R (resik, rapi, ringkas, rawat, rajin).

 LSP TMMIN memiliki  51 orang trainer bersertifikasi Toyota Global, 147 mentor bersertifikasi BNSP, serta 67 penguji bersertifikasi BNSP terlibat yang mendukung pelaksanaan program vokasi TMMIN. LSP TMMIN juga memiliki Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang tersebar baik di TLC, yang merupakan pusat pelatihan dan pendidikan bagi karyawan serta peserta program vokasi, maupun di lokasi-lokasi kerja sebagai bagian dari praktik lapangan. Sejak tahun 2017 hingga bulan Juli 2019, sebanyak lebih dari 1.400 karyawan dan siswa vokasi di TMMIN telah meraih sertifikasi dalam 66 skema kompetensi.

  

#People Development, #Vokasi, #Pengembangan SDM
  • Shares
  • Download White